Minggu, 02 Maret 2014

Cara Belajar Mengaji Dengan Cepat Dan Benar

Cara Belajar Mengaji Dengan Cepat Dan Benar


Bagaimana Cara Belajar Mengaji Dengan Cepat Dan Benar??? Membaca dan memahami Al-Quran menjadi ciri yang melengkapi seorang muslim. Perintah mengaji (membaca Al-Quran) terdapat dalam Surat Al-Alaq ayat 1-5 yang turun sebagai wahyu pertama bagi Rasulullah saw. Jika sudah memahami kandungan dan isinya, seorang muslim wajib mengamalkan apa yang ada di dalamnya. Seorang muslim memang diwajibkan bisa membaca Al-Quran. Untuk itu, seorang muslim yang baik dituntut untuk belajar mengaji cepat.

Dalam konteks ini, cara mengaji cepat yang dimaksud adalah mengaji dengan cara yang cepat, bukan mengaji dengan kecepatan tinggi. Al-Quran adalah wahyu dari Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw sebagai petunjuk bagi umat muslim agar tidak tersesat di dunia dan selamat sampai akhirat.

Fungsi Al-Quran tidak hanya terbatas pada hal itu karena Al-Quran juga dapat menjadi obat dan dapat memberi ketenangan hati bagi yang membacanya. Apa yang ada di dalamnya tidak pernah ada yang bertentangan sehingga wajib bagi seorang muslim untuk meyakininya agar rukun imannya lengkap. 

Bagaimana Cara Belajar Mengaji Dengan Cepat Dan Benar???


Al-Quran tidak boleh dibaca dengan cepat agar seorang muslim tetap dapat memahami makna yang terkandung di dalamnya, sehingga ayat-ayat yang turun dari Allah pun dapat meresap ke dalam jiwa. Kesalahan dalam membaca akan berpengaruh pada artinya sehingga diperlukan kehati-hatian dan ketelitian dalam mengaji.

Mengaji pun tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga memahami. Banyak metode yang menawarkan solusi bagaimana cara membaca Al-Quran dengan cepat. Yang perlu diperhatikan agar dapat belajar mengaji dengan cepat adalah sebagai berikut : 

Niat dalam Diri untuk Bisa Mengaji

Tanpa adanya niat, mustahil sesuatu dapat terlaksana dan tercapai dengan hasil maksimal. Seorang muslim dapat memotivasi dirinya dengan membayangkan bagaimana dia akan lebih mengenal Allah ketika dapat mengaji dengan baik. Selain itu, dengan mengaji dan mendalami artinya, seorang muslim juga akan merasa memiliki pegangan untuk menjalani hidup.

Niat yang dipupuk pun harus tulus semata karena Allah Swt , bukan karena ingin dipuji, ingin cepat mendapat pekerjaan, atau niat mengaji yang dilakukan karena dunia. Perlu diingat, mengaji tidak hanya sekadar untuk mengumpulkan pahala agar dapat masuk surga. Lebih dari itu, dengan membaca Al Quran, seorang muslim akan merasa seolah-olah dirinya sedang berbicara dengan Rabb-Nya. 

Meluangkan Waktu Tersendiri untuk Mengaji

Kesibukan manusia di dunia memang tidak ada batasnya dan kerap membuat lalai. Bahkan, ibadah kepada Allah Swt pun sering tertunda karena terlalu sibuk menyelesaikan urusan dunia. Agar dapat mengaji dengan baik dan cepat, seorang muslim harus membuat waktu tersendiri untuk belajar mengaji. Biasanya, waktu yang kerap digunakan untuk mengaji adalah setelah shalat subuh dan setelah shalat maghrib. Namun, akan lebih baik lagi jika dapat memanfaatkan setiap waktu luang untuk belajar mengaji. 

Konsentrasi dalam Belajar Mengaji

Agar dapat mencapai hasil maksimal setelah belajar mengaji, seorang muslim harus berkonsentrasi pada apa yang dilakukannya. Ketika sedang belajar, hendaknya semua hal yang tidak berhubungan dengan mengaji disingkirkan terlebih dahulu termasuk masalah keduniaan karena dapat mengganggu konsentrasi. Seringkali seseorang yang belajar mengaji sulit merasa lancar karena dalam proses belajarnya terganggu dengan pikiran-pikiran lain yang justru tidak ada hubungannya dengan Al-Quran. 

Konsisten dalam Belajar Mengaji

Sesuatu yang dipelajari dengan berulang-ulang tentu hasilnya akan lebih baik. Sama halnya dengan belajar mengaji, sikap konsisten perlu diterapkan agar seorang muslim dapat dengan cepat dan lancar mengaji. Belajar mengaji tidak sama dengan belajar naik sepeda, tidak bisa ngebut dan tidak bisa instan, sekali berlatih kemudian bisa.

Tidak perlu berlebihan dalam belajar, misalnya karena terlalu bersemangat, seorang muslim seharian penuh mengaji, tetapi kemudian libur belajar seminggu berikutnya. Hal itu sangat tidak efektif karena pelajaran yang sudah didapat bisa terlupakan. Akan lebih baik jika porsi belajar mengaji diatur dengan tepat, sedikit demi sedikit, satu atau beberapa lembar setiap hari, namun dilakukan secara berkesinambungan. 

Belajar Mengaji Menggunakan Buku Iqra

Buku Iqra banyak beredar di pasaran. Buku semacam ini akan memudahkan seorang muslim dalam belajar mengaji. Buku Iqra terdiri atas beberapa jilid, biasanya sebelum menginjak level membaca bacaan setingkat Al-Quran harus melewati beberapa jilid terlebih dahulu.

Pada jilid pertama, akan dikenalkan macam-macam huruf hijaiyah dan cara membacanya. Tentu hal ini sangat membantu seorang muslim yang memang belajar mengaji dari nol. Buku iqra jilid selanjutnya akan mengalami peningkatan kesulitan, seperti mulai adanya penggabungan huruf-huruf hijaiyah dan pengenalan tajwid, begitu pula jilid-jilid berikutnya. Dengan belajar dari awal, diharapkan seorang muslim juga paham akan konsep dasar membaca Al-Quran. 

Belajar Mengaji dengan Orang yang Sudah Pandai

Dalam hal ini, peran pembimbing atau guru sangat penting. Memilih guru yang tepat dapat membuat proses belajar mengaji berjalan dengan lancar. Biasanya guru yang dipilih adalah ustadz atau ustadzah yang memiliki kemampuan membaca Al-Quran lebih baik. Jika berhadapan dengan ustadz/ustadzah secara langsung, kesalahan dalam mengaji dapat dengan mudah dibetulkan sehingga kesalahan yang sama diharapkan tidak terulang kembali. 

Belajar Mengaji Menggunakan Software atau Alat Bantu Audio-Video

Teknologi yang semakin berkembang membuat variasi dalam banyak cara belajar, termasuk cara belajar mengaji. Di pasaran, banyak tutorial cara mengaji yang dikemas menggunakan CD. Di dalamnya terdapat metode mengaji.

Biasanya, sang guru akan membaca huruf-huruf hijaiyah terlebih dahulu untuk ditirukan. Dengan adanya metode ini, diharapkan seorang muslim yang membutuhkan pendamping dapat merasa lebih mudah memahami sekalipun tidak bertemu sang guru secara langsung.

Selain itu, dengan cara belajar ini sang murid tidak perlu khawatir akan dimarahi oleh guru, tidak perlu merasa grogi dan malu juga jika belum bisa karena video yang ada dapat diputar berulang-ulang sampai dirasa mahir dalam mengaji. 

Belajar Mengaji Menggunakan Irama Nada Tertentu 

Bagi yang merasa sangat awam dengan bacaan Al-Quran, tentu saat pertama kali membacanya akan merasa kesulitan. Namun, jika membaca menggunakan irama nada tertentu akan lebih mudah untuk dipahami terutama jika ingin cepat menghafalkan suatu ayat. Di internet, akan ada banyak variasi nada lagu dalam membaca Al-Quran yang dapat dipilih. Malahan ada pula situs yang khusus menyediakan berbagai macam nada bacaan Al-Quran. Tinggal menyesuaikan tipe mana yang cocok dan mudah untuk digunakan. 

Tidak Berputus Asa

Jika seorang muslim sudah merasa belajar keras namun tetap belum dapat membaca Al-Quran, tidak boleh ada rasa putus asa. Allah Swt melarang hambanya untuk berputus asa dari rahmat-Nya. Mungkin rasa sulit dalam membaca Al-Quran ini memang ‘skenario’ Allah Swt agar hamba-Nya senantiasa dekat selama belajar mengaji. Lagipula, seseorang yang belajar membaca Al-Quran tidak akan rugi karena Allah pasti memberikan pahala.

Nah itulah Cara Belajar Mengaji Dengan Cepat Dan Benar, semoga bermanfaat.

posted by: obatdarahtinggi.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar